Headline News

  • Kuliah lapangan tematik program studi Ekonomi Pembangunan 2016 "Mengenal Kawasan Industri" akan dilaksanakan di Semarang, pada tanggal 3 Mei 2016

  • Kepada mahasiswa yang sudah melakukan kegiatan magang pada smt genap TA 2014/2015 harap mengumpulkan laporan kegiatan magang selambat-lambatnya tanggal 10 Juni 2015 jam 14.00WIB di TU EP

  • Kepada Mahasiswa angkatan 2010 harap diperhatikan waktu studi Saudara tinggal 3 (tiga) semester, silakan dicek kembali mata kuliah yang belum diambil dan susun strategi agar selesai sebelum batas

  • Kuliah Lapangan Tematik 2015 “Mengenal isyu-isyu terkini Pembangunan Daerah Kabupaten Wonosobo” dilaksanakan tanggal 26-27 Mei 2015


Web Statistic

  • Today Visitor : 18
  • Total Visitor : 45710
  • Total Hits : 114101
  • User Online : 1

 

Profil

thumbnail

 

PROGRAM STUDI EKONOMI PEMBANGUNAN

 

I.  Kompetensi Lulusan

 

1. Konsentrasi : Ekonomi Mineral

Mahasiswa dididik agar mempunyai kemampuan untuk menganalisis aspek-aspek ekonomi dari sumberdaya alam (khususnya sumberdaya mineral), seperti masalah dampak lingkungan, manajemen sumber daya mineral, dan kebijakan di bidang sumber daya mineral. Peluang kerja: instansi pemerintah di bidang pengelolaan sumber daya alam, perusahaan pertambangan, serta analisis investasi industri pertambangan.

 

2. Konsentrasi : Keuangan dan Perbankan

Mahasiswa dididik agar mempunyai kemampuan menganalisis aspek-aspek moneter dari suatu perekonomian, perbankan, keuangan pemerintah, dan pasar modal.

Peluang kerja: instansi pemerintah di bidang pengelolaan keuangan, bank dan lembaga keuangan non bank, analis pasar modal, serta sebagai konsultan keuangan.

 

3. Konsentrasi : Perencanaan dan Pembangunan Daerah

Mahasiswa dididik agar mempunyai kemampuan menganalisis aspek-aspek ekonomi dari pembangunan suatu kawasan (daerah), pembiayaan pembangunan, kebijakan sektoral, monitoring, dan dampak lingkungan. Peluang kerja: instansi pemerintah di bidang perencanaan dan pengelolaan pembangunan, konsultan dan peneliti

 

Pada TA 2015/2016 Prodi Ekonomi Pembangunan dalam perkuliahannya akan menggunakan kurikulum berbasis Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) dengan jumlah SKS 147 yang membekali mahasiswa agar mempunyai kemampuan handal dalam penguasaan konsep dasar teori ekonomi, metoda dan alat analisis ekonomi baik kuantitatif maupun kualitatif yang diaplikasikan dalam perencanaan, analisis dan evaluasi pembangunan daerah, analisis dan evaluasi kebijakan publik, serta analisis keuangan (baik konvensional maupun syariah) yang memiliki jiwa enterpreneurship (kewirausahaan), Secara umum tujuan pembelajaran di Prodi Ekonomi Pembangunan adalah menjadi Sarjana Ekonomi yang aplikatif dan peduli pembangunan dengan karakter disiplin, kejuangan, kreatifitas dan memiliki semangat bela negara.

 

II.  Perkuliahan

 

Perkuliahan dilakukan di kelas, laboratorium, dan aplikasi praktek dilapangan. Prodi EP memiliki 3 laboratorium yaitu Laboratorium Ekonomi makro dan perbankan, Laboratorium Ekonomi Mikro dan Usaha Kecil, dan Laboratorium Metoda Kuantitatif dan Kualitatif. Kuliah magang bagi mahasiwa dilakukan di berbagai instansi pemerintah maupun swasta (Bappeda, Dispenda, Biro Perekonomian, Disperindagkop, BRI, BKPMD, Kementrian ESDM, Bank Indonesia, BPD, Dinkala, Disparbud, Disnaker, Indocement dll). Kuliah lapangan dilakukan dengan tema tertentu, pada semester ini Kuliah Lapangan tematik dilakukan di Bappeda Wonosobo atas permintaan Pemda Wonosobo untuk membuat embrio RPJMD

 

III.  ALUMNI

 

Berdasarkan tracer study yang dilakukan lulusan Prodi Ekonomi pembangunan bekerja sebagai perencana pembangunan, BUMN, peneliti, dosen, analis pembangunan,  analis pembiayaan lembaga keuangan (konvensional dan syariah) serta wirausaha.

 

IV.  Wadah Kegiatan Mahasiswa

 

Kegiatan mahasiswa yang bersifat ko-kurikuler diwadahi dalam Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) dengan nama Himpunan Mahasiswa Ekonomi Pembangunan (HIMASEPA). Kegiatan HMJ meliputi kegiatan penalaran ilmiah (seperti diskusi, lomba karya ilmiah, kunjungan ke instansi), dan kegiatan sosial, dengan menempatkan kegiatan ilmiah pada porsi yang lebih besar. Mahasiswa dilibatkan kegiatan penelitian-penelitian yang dilakukan oleh Pusat Penelitian PPE (Pengkajian dan Pengembangan Ekonomi) bekerja sama dengan Instansi Pemerintah maupun swasta.